Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat inflasi tahunan (year on year) Sulawesi Selatan sebesar 4,24 persen pada Oktober 2026. Data ini dirilis Senin (2/11/2026). Kenaikan harga terbesar ada pada kelompok makanan, dengan cabai rawit sebagai penyumbang utama. Kota Makassar mencatat inflasi tertinggi di Sulsel, menurut laporan Rakyat Sulsel.
Jika dibandingkan dengan September 2026, harga barang dan jasa di Sulsel naik 0,57 persen. Sementara itu, inflasi sejak awal tahun, yaitu Oktober 2026 dibandingkan Desember 2025, mencapai 3,81 persen.
Pada perhitungan bulanan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang 0,51 persen dari total inflasi 0,57 persen. Cabai rawit sendiri menyumbang 0,13 persen.
Kepala BPS Sulsel, Aryanto, mengatakan rata-rata harga cabai rawit dan cabai merah di tingkat konsumen pada Oktober 2026 adalah yang tertinggi dalam dua tahun terakhir. Ia menyampaikannya dalam konferensi pers yang disiarkan lewat kanal YouTube BPS Sulsel.
"Faktor pemicunya adalah penurunan hasil panen akibat kemarau panjang, gangguan cuaca, serta serangan hama," kata Aryanto.
Secara tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang 2,39 persen. Cabai rawit kembali menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,49 persen. Kelompok transportasi menyumbang 0,47 persen, terutama dari bensin sebesar 0,15 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang 0,40 persen, terutama dari emas perhiasan sebesar 0,25 persen.
BPS Sulsel juga mencatat harga yang diterima petani sayur-sayuran naik 17,62 persen pada Oktober 2026. Akibatnya, Nilai Tukar Petani (NTP) subsektor hortikultura naik 16,62 persen menjadi 159,36. NTP gabungan Sulsel naik 0,57 persen menjadi 126,66.
Sumber
- Rakyat Sulsel — Inflasi Sulsel Naik Jadi 4,24 Persen, Makassar Tertinggi
- idntimes — NTP Sulsel Oktober 2026 Naik 0,57 Persen, Hortikultura Melonjak Tinggi
- Tribun-timur.com — Cabai Rawit Picu Inflasi Sulsel 0,57 Persen pada Oktober 2026 - Tribun-timur.com
Artikel ini disusun redaksi Supet dengan bantuan AI dari sumber yang dicantumkan, lalu ditinjau sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kabari kami.
