🚐 Beli Merch
🚐
Berita Terkini

Tujuh Penerbangan dari Bandara Sultan Hasanuddin Dibatalkan, 1.070 Penumpang Terdampak

✍️ Redaksi Supet
📅 13 Oktober 2026
📍 Sulawesi Selatan
⏱️ 1 menit baca

Tujuh penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibatalkan pada Senin (12/10/2026). Pembatalan itu berkaitan dengan cuaca buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan berdampak pada 1.070 calon penumpang.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Ruly Artha menyampaikan data tersebut dalam keterangan tertulis di Makassar, Selasa (13/10/2026). Angka itu berasal dari data operasional bandara pada 12 Oktober.

Rute yang dibatalkan

Tujuh penerbangan yang dibatalkan melayani rute berikut:

  • Makassar–Sorong: tiga penerbangan
  • Makassar–Ternate: dua penerbangan
  • Makassar–Ambon: satu penerbangan
  • Makassar–Mamuju: satu penerbangan

Menurut Ruly, keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam keputusan pembatalan tersebut. Kepada Kompas.com, ia menyebut pembatalan terjadi karena kondisi cuaca di sejumlah bandara tujuan.

"Memang terdapat beberapa penerbangan kami yang cancel. Adapun cancel-nya itu dikarenakan weather (kondisi cuaca) yang ada di beberapa destinasi penerbangan kami," kata Ruly Artha, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Penanganan penumpang

Manajemen bandara berkoordinasi dengan maskapai dan pihak ground handling untuk menangani penumpang terdampak. Penumpang dapat memilih pengembalian dana tiket (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan (reschedule).

Bandara juga menyiapkan area istirahat bagi penumpang yang memilih menunggu kepastian jadwal, sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.

Pihak bandara memantau perkembangan cuaca bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi itu dipakai agar perubahan jadwal dapat disampaikan secara akurat kepada masyarakat.

Ruly menyatakan operasional utama bandara secara umum tetap berjalan normal dan aman. Ia mengimbau calon penumpang memantau status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing dan memastikan jadwal keberangkatan sebelum berangkat ke bandara.

Sumber

Artikel ini disusun redaksi Supet dengan bantuan AI dari sumber yang dicantumkan, lalu ditinjau sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kabari kami.