Ternyata bekerja tidak semelelahkan itu ji, ada banyak hal yang lebih melelahkan daripada bekerja.
- Menjalani hari layaknya orang normal sambil keluarkan jurus pura-pura tidak ada apa-apa padahal aslinya full banget mi kepalanya.
- Memikirkan suatu keputusan yang sama berulang kali karena takut salah pilih dan akhirnya menyesal.
- Selalu menjelaskan diri sendiri kepada orang lain, tapi tetap ki tidak mengerti.
Kadang bukan kita' yang tidak bisa menjelaskan, tapi dianya yang memang tidak mau mengerti dari awal.
- Menjaga perasaannya semua orang sampai lupa menanyakan ke diri sendiri, "bagaimana mi perasaanku saya kodong?"
- Membandingkan hidup sendiri dengan hidup orang lain, lalu merasa tertinggal padahal pacenya orang beda-beda.
- Menunggu sesuatu yang tidak jelas ujungnya. Kayak… jawaban, kepastian, kabar.
Apa lagi menunggu kejelasan dari seseorang. Deh, tahta tertinggi mi itu dari rasa lelah.
- Membawa pulang masalah ke rumah.
Padahal niat mi ki' tinggalkan itu masalah dan tidak mau bawa pulang. Tapi tetap ki ikut mengekor sampai ke tempat tidur.
- Istirahat tapi penuh dengan rasa bersalah karena masih banyak urusan yang belum selesai.
Padahal ada mi sinyal dari badan bilang "istirahat mi ki' dulu".
- Masih bertahan dalam toxic relationship alias hubungan yang dari awal satu arah ji.
Kita' yang mulai. Kita' yang cari. Kita' yang mengalah. "Ku tahu ji kalau greenflag ka, tapi masa saya terus ji sebagai inisiator??!!"
Ini yang paling tidak masuk akal. Berhenti mi ki' kerja, mati mi laptop, dipeluk mi guling, mati mi lampu kamar.
Tapi isi kepala baru masuk shift malam.
Ternyata tidak semua lelah bisa dibayar dengan tidur.
Tapi bagaimana pun, kita perlu break dulu karena kita tidak bisa menyelesaikan semuanya sekaligus di hari itu juga. Selalu ki' yakin masih ada hari besok untuk menyelesaikannya.
Pelan-pelan mi ki' saja toh…
Bagaimana hari ini?? Semoga lelah ta' jadi lillah :')
Pertama tayang di Instagram @supet.id. Teks dirapikan untuk web dengan bantuan AI dan ditinjau sebelum tayang.
Lihat versi carousel di Instagram
Konten ini pertama kali tayang di @supet.id — follow untuk konten lokal Makassar setiap minggu.
Lihat di Instagram →