🚐 Beli Merch
🚐
Lokal Vibes

Sudah Mi, Begini Ji: Teknis Penggunaan Partikel Ji dalam Logat Makassar

✍️ Redaksi Supet
📅 23 Mei 2024
⏱️ 1 menit baca
Foto: @supet.id

Sekarang tentang "Ji". Dalam bahasa Makassar, kata "Ji" adalah salah satu partikel yang sering digunakan untuk menambahkan nuansa atau makna tertentu pada sebuah kalimat. Penggunaan partikel ini sangat kontekstual dan bisa berbeda, tergantung pada kalimat serta intonasi yang digunakan.

Penegasan atau Penekanan

Dalam konteks penegasan dan penekanan, Ji bisa dipakai untuk mempertegas pernyataan dan juga pertanyaan.

Contoh:

"Bah, sudahji kumakan."

Artinya: "Iya, sudah saya makan." (dengan penekanan bahwa tindakan makan sudah dilakukan).

Pernyataan:

"Bisaji ini."

Artinya: "Ini bisa dilakukan." (dengan penekanan bahwa memang benar bisa).

Pertanyaan:

"Datangji Anti besok?"

Artinya: "Anti besok datang, kan?" (menambahkan kesan penegasan untuk meminta kepastian dalam pertanyaan).

Ji dan Mi

Berbeda dengan Mi yang memberi penegasan dalam konteks perintah dan kesan urgensi, Ji itu lebih menegaskan situasi dan memberi kesan santai dalam percakapan.

Contoh:

"Adaji Reza di rumah."

Artinya: "Reza ada kok di rumah." (menambahkan kesan bahwa situasinya santai dan tidak perlu dilakukan terburu-buru).

"Dak usah pagi sekali, dak macetji."

Artinya: "Tidak perlu berangkat terlalu pagi, karena tidak macet." (memberi kesan kalau macet tidak perlu dikhawatirkan dalam situasi ini).

Bagaimana? Gampangji toh?

Pertama tayang di Instagram @supet.id. Teks dirapikan untuk web dengan bantuan AI dan ditinjau sebelum tayang.

📸

Lihat versi carousel di Instagram

Konten ini pertama kali tayang di @supet.id — follow untuk konten lokal Makassar setiap minggu.

Lihat di Instagram →