🚐 Beli Merch
🚐
Berita Terkini

MHM 2026: Ketika Lari Kaki Menggerakkan Ekonomi Kota Makassar

📅 10 Mei 2026
📍 Makassar
⏱️ 3 menit baca
Foto: makassar.terkini.id

Bayangkan kamu bangun pagi di akhir Mei. Jalan-jalan utama Makassar sudah ramai sejak subuh. Bukan karena macet biasa, tapi karena ribuan orang dari berbagai penjuru dunia sedang berlari bersama, melewati Pantai Losari, melirik Fort Rotterdam dari sisi yang jarang dilihat wisatawan, dan menghirup udara laut Makassar sambil memacu nafas sekuat tenaga.

Ini bukan skenario fiksi. Ini Makassar Half Marathon 2026. Kota kita sudah di ambang hari itu.

Dari 12.000 kuota yang dibuka, hampir 11.000 slot sudah terisi. Artinya, ada ribuan orang yang sudah memesan tiket, menginap di hotel, dan memesan makanan di warung-warung kita. Jauh sebelum peluit start berbunyi, uang sudah bergerak.


Triple Medals Challenge: Inovasi yang Bikin Orang Penasaran

Tahun ini MHM bukan sekadar mengulang format tahun lalu. Panitia menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada di Indonesia Timur: Triple Medals Challenge.

Konsepnya sederhana tapi menggoda: peserta bisa berlomba di tiga kategori sekaligus dalam satu event dan pulang membawa tiga medali. Lebih dari 700 pelari langsung mendaftar begitu kategori ini dibuka. Itu bukan angka kecil, itu sinyal kuat: inovasi ini menyentuh keinginan pelari yang selama ini mencari pengalaman berbeda.

Selain Triple Medals, tersedia kategori Half Marathon (21 km) dengan jalur bersertifikat PB PASI, 10K untuk mereka yang ingin tantangan lebih ringan, dan Kid Dash bagi peserta cilik. MHM 2026 benar-benar dirancang untuk semua segmen, dari atlet profesional hingga keluarga yang ingin berlari bersama.


Bukan Sekadar Lari, Ini Festival Kota

Yang membuat MHM berbeda dari event lari kebanyakan adalah suasananya. Sejak Kamis 28 Mei, dua hari sebelum hari perlombaan, area utama kegiatan sudah hidup. Ada expo, booth UMKM lokal, hiburan komunitas, dan pengambilan race pack yang dibuat seperti perayaan tersendiri.

Jalur lari yang sudah dikalibrasi dan disertifikasi resmi itu bukan sekadar rute dari titik A ke B. Ia melewati wajah-wajah terbaik Makassar: garis pantai Losari yang bersih di pagi hari, kawasan bersejarah yang biasanya hanya dilewati kendaraan. Saat pelari internasional dari Amerika, Jerman, Jepang, dan Afrika berlari di sana, mereka sebenarnya sedang menyaksikan kota kita dari sudut yang paling indah.


Angka yang Bicara: Rp35 Miliar Berputar di Kota Kita

Ini bagian yang paling penting untuk dipahami warga Makassar: MHM bukan hanya milik para pelari.

Lebih dari 50 persen peserta datang dari luar kota Makassar. Rata-rata mereka menginap tiga malam. Kalikan saja: ribuan kamar hotel terisi, ribuan porsi makanan terjual, ribuan perjalanan ojek online dipesan, ribuan kotak oleh-oleh khas Makassar dibeli untuk dibawa pulang.

Perputaran ekonomi selama event berlangsung diperkirakan mencapai Rp30 hingga Rp35 miliar. Angka itu bukan hanya masuk ke kas panitia atau sponsor besar. Ia menyebar ke warung kopi di pinggir jalan, ke pengrajin keripik pisang, ke pemilik penginapan kecil, ke pengemudi pete-pete.

Inilah yang disebut sport tourism yang sesungguhnya: ketika olahraga menjadi jembatan antara dunia dan ekonomi lokal.


Lima Tahun Konsisten: Makassar Membuktikan Diri

MHM 2026 bukan debut. Ini adalah penyelenggaraan kelima, dan setiap tahunnya event ini tumbuh, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas penyelenggaraan, maupun dampak ekonominya.

Konsistensi itu yang membuat pelari nasional dan internasional menjadikan MHM sebagai agenda tahunan yang mereka tandai di kalender jauh-jauh hari. Ketika nama Makassar disebut di komunitas lari nasional, orang langsung terasosiasi dengan event kelas ini.

Kota-kota lain di Indonesia berlomba membangun reputasi sport tourism. Makassar sudah punya buktinya, dan MHM adalah adalah salah satu kartu terkuat yang kita pegang.


Tuan Rumah Terbaik Kota Daeng

MHM 2026 bukan hanya milik para pelari yang berdiri di garis start. Ia adalah milik ibu yang membuka warung lebih awal, milik pengemudi ojek yang sudah sarapan sejak sebelum fajar, milik penjual pisang epe di Losari yang menyambut tamu dengan senyum khas Makassar.

Saat garis start berbunyi di akhir Mei nanti, bukan hanya kaki para pelari yang bergerak. Seluruh kota bergerak bersama.

Dan itulah yang membuat Makassar berbeda.

SUMBER

Rakyat Sulsel (Fajar Group) (9 Mei 2026): https://rakyatsulsel.fajar.co.id/2026/05/09/ribuan-pelari-nasional-internasional-siap-ramaikan-mhm-2026-dorong-sport-tourism-dan-ekonomi-kota-makassar/

KabarMakassar.com (9 Mei 2026): https://kabarmakassar.com/news/makassar-half-marathon-2026-hadirkan-triple-medals-challenge-peserta-membludak

PedomanRakyat.co.id (9 Mei 2026): https://pedomanrakyat.co.id/2026/05/09/mhm-2026-dongkrak-ekonomi-dan-kukuhkan-makassar-kota-sport-tourism

Sulsel.disway.id (9 Mei 2026): https://sulsel.disway.id/berita/read/15331/event-makassar-half-marathon-2026-diproyeksikan-dongkrak-ekonomi-hingga-rp35-miliar