🚐 Beli Merch
🚐
#KenapaMakassar

Lebih Enak Usaha di Makassar

✍️ Redaksi Supet
📅 4 Januari 2025
⏱️ 1 menit baca
Foto: @supet.id

Seperti banyak cerita sebelumnya, Mansyur punya alasan tersendiri mengapa ia berani meninggalkan Cianjur untuk menetap di kota Makassar. Mulai dari awal mula, kebiasaan kota, stigma yang terbantahkan, sampai rasa nyaman yang timbul dan menjawab pertanyaan #KenapaMakassar.

Mansyur, asal Cianjur, adalah penjual nasi pecel. Menurutnya, lebih enak usaha di Makassar.

"Awalnya ndak sengaja ..."

"Di masa Covid-19, 2020 akhir, awalnya itu kan, nengok saudara, tapi setelah dilihat-lihat Makassar itu bagus untuk usaha. Saya buka usaha di pasar, terus dirasakan memang lebih enak usaha di Makassar daripada di Jawa, terutama untuk masa sekarang."

"Yang pertama, di sini orangnya suka jajan, kedua di Makassar lebih tenang dan lebih nyaman daripada di Jawa, usaha juga terasa jadinya lebih nyaman."

Tidak ada yang tidak disukai di Makassar sejauh ini, "yang paling disukai salah satunya persaudaraan orang-orangnya di sini, sangat erat dan terus terang saja untuk usaha memang lebih enak daripada di Jawa."

"Katanya kan, dari ceritanya orang Makassar itu seram, orangnya kasar dan sebagainya, tapi ternyata nyaman saja. Orang yang saya temui baik-baik, bahkan jadi semacam saudara, jadinya banyak teman dekat."

Ini adalah seri ke-3 dari cerita orang-orang yang tidak tumbuh dan besar di Makassar, tapi memilih untuk menggantungkan hidupnya di kota ini.

Pertama tayang di Instagram @kenapa.makassar. Teks dirapikan untuk web dengan bantuan AI dan ditinjau sebelum tayang.

📸

Lihat versi carousel di Instagram

Konten ini pertama kali tayang di @kenapa.makassar — follow untuk konten lokal Makassar setiap minggu.

Lihat di Instagram →