🚐 Beli Merch
🚐
Berita Terkini

Kualitas Udara Makassar Membaik, BMKG: Sumber Utama Asap Karhutla di Sulsel

✍️ Redaksi Supet
📅 7 Oktober 2026
📍 Sulawesi Selatan
⏱️ 1 menit baca

Kualitas udara di Makassar dan sekitarnya membaik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mencatat konsentrasi partikulat PM2,5 turun ke kategori sedang setelah beberapa hari berada pada kategori tidak sehat.

Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Sulawesi Selatan (Sulsel), Rizky Yudha, mengatakan perbaikan mulai terpantau sejak Minggu (4/10/2026) siang hingga Senin (5/10/2026). Keterangan itu disampaikan pada Selasa (6/10/2026).

Dari tidak sehat ke sedang

Menurut Rizky, sejak tanggal 30 hingga tanggal 4, konsentrasi PM2,5 berada di atas 55,5 mikrogram per meter kubik, yang masuk kategori tidak sehat. Setelah itu angkanya melandai ke rentang 15 sampai 55,5 mikrogram per meter kubik.

"Mulai kemarin siang sampai hari ini, indeksnya turun dalam kategori sedang, atau berkisar antara 15 sampai 55,5 mikrogram per meter kubik," kata Rizky.

Secara kasatmata, langit kelabu di Makassar mulai berkurang. Aroma asap yang tercium beberapa hari sebelumnya juga tidak lagi dirasakan.

Sumber polusi

BMKG menyebut sumber utama partikulat berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulsel dan sekitarnya. Rizky merujuk laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): sekitar 20 hektare kawasan pegunungan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terbakar, begitu pula sekitar 6 hektare di Kabupaten Bantaeng.

Asap dan partikel dari kebakaran itu terbawa angin, bertahan di atmosfer, lalu menumpuk di udara hingga memengaruhi kualitas udara kawasan perkotaan.

Asap dari wilayah lain, seperti Kalimantan, disebut turut berkontribusi karena partikelnya bisa terbawa angin ke Sulsel. Besarannya lebih kecil dibandingkan asap dari dalam Sulsel.

"Jadi sumber utamanya kami analisis sih dari yang di wilayah Sulawesi sendiri seperti itu. Meskipun yang di wilayah lainnya itu juga memberikan kontribusi meskipun kecil," ujar Rizky.

Sumber

Artikel ini disusun redaksi Supet dengan bantuan AI dari sumber yang dicantumkan, lalu ditinjau sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kabari kami.