Bahasa mungkin adalah salah satu culture shock yang paling sering terjadi jika seseorang berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya. Di Makassar, mungkin kata "Kita" adalah salah satu culture shock bahasa paling umum dirasakan pendatang.
Untuk yang belum tahu, "Kita" walau penulisannya mirip antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Makassar, tapi punya perbedaan arti.
"Kita" dalam Bahasa Indonesia berbentuk jamak, menyertakan orang yang berbicara dengan orang yang diajak bicara sebagai "Kita". Sedangkan "Kita" dalam Bahasa Makassar adalah cara untuk berkata kamu secara sopan kepada lawan bicara.
Contoh: "Kita ke sana?"
- Bahasa Indonesia: saya dan kamu akan ke sana?
- Bahasa Makassar: kamu akan ke sana?
Secara tertulis memang tidak terlalu berbeda, tapi secara arti dapat dilihat perbedaannya.
Contoh lain: "Kita saja yang mulai duluan"
Dalam Bahasa Indonesia kalimat ini berarti menawarkan untuk mengajak lawan bicara bersama dengan yang berbicara untuk memulai kegiatan duluan.
Dalam Bahasa Makassar kalimat ini berarti menawarkan lawan bicara memulai kegiatan lebih dulu, termasuk lebih dulu dari yang sedang berbicara.
Sedikit tambahan, untuk membedakan konteks Bahasa Makassar dan Bahasa Indonesia, dalam Bahasa Makassar saat pelafalan ada penekanan di akhir kata dari kita menjadi Kita'.
"Kita' sayang ja?"
Ka kalo kita' nda sayang ka, bagaimana hubungan ini bisa menjadi Kita? Wattunya belajar tentang Kita yang sering bikin salah paham ini.
Pertama tayang di Instagram @supet.id. Teks dirapikan untuk web dengan bantuan AI dan ditinjau sebelum tayang.
Lihat versi carousel di Instagram
Konten ini pertama kali tayang di @supet.id — follow untuk konten lokal Makassar setiap minggu.
Lihat di Instagram →