🚐 Beli Merch
🚐
Berita Terkini

Dua ABK Sulsel yang Disandera Perompak Somalia Lima Bulan Tiba di Makassar

✍️ Redaksi Supet
📅 8 Oktober 2026
📍 Sulawesi Selatan
⏱️ 2 menit baca

Dua anak buah kapal (ABK) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang disandera perompak di perairan Somalia selama sekitar lima bulan tiba di Makassar, Rabu (7/10/2026). Keduanya adalah Ashari Samadikun dari Kabupaten Gowa dan Adi Faisal dari Kabupaten Bulukumba.

Ashari merupakan kapten kapal MT Honour-25. Adi Faisal bekerja sebagai ABK di kapal yang sama. Keduanya tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 17.45 WITA dengan penerbangan Citilink.

Mereka adalah dua dari empat warga negara Indonesia (WNI) awak MT Honour-25 yang dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia pada 6 Oktober 2026. Pembebasan ditempuh lewat jalur diplomasi Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi, Kenya. Pemerintah juga berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan perwakilan RI di luar negeri.

Dijemput BP3MI Sulsel

Kepulangan Ashari dan Adi ke Sulsel difasilitasi Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulsel. Tim Pelindungan BP3MI, Irvan dan Nurfadillah, menjemput dan mendampingi keduanya di bandara.

Penjemputan dikoordinasikan bersama Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulsel, pengelola bandara, dan pihak terkait lain. Pendampingan dilakukan agar keduanya sampai di daerah asal masing-masing dengan aman.

Kepala BP3MI Sulsel Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan pihaknya memantau proses pemulangan hingga kedua ABK bertemu keluarga.

“Kami memastikan seluruh proses pemulangan berjalan aman dan para korban mendapatkan pendampingan penuh hingga kembali ke keluarga,” ujar Fanny.

Menurut Fanny, fasilitasi kepulangan itu bagian dari pelindungan negara bagi WNI yang menghadapi situasi darurat di luar negeri. Ia menyebut langkah tersebut menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Keterangan resmi Fanny disampaikan pada Kamis (8/10/2026).

Awak lain dan kondisi kapal

Dua ABK lain yang dibebaskan berasal dari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan Kota Bogor, Jawa Barat. Keduanya di luar wilayah kerja BP3MI Sulsel.

ABK asal Bogor membutuhkan penanganan medis. Setibanya di Indonesia, ia langsung dirawat di rumah sakit.

MT Honour-25 adalah kapal tanker yang menjadi sasaran perompakan saat melintas di perairan Somalia. Awak kapal kemudian ditahan sekitar lima bulan sebelum dibebaskan dalam keadaan selamat.

Menurut BP3MI Sulsel, Ashari dan Adi tampak haru setibanya di Makassar. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan dan pendampingan selama proses pembebasan hingga pemulangan.

Sumber

Artikel ini disusun redaksi Supet dengan bantuan AI dari sumber yang dicantumkan, lalu ditinjau sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kabari kami.