🚐 Beli Merch
🚐
Berita Terkini

Begini Cara Pemkot Makassar Berefisiensi Tanpa Mengurangi Tenaga PPPK

✍️ Tim Supet
📅 6 April 2026
📍 Makassar
⏱️ 1 menit baca

Makassar - Senin (6/4/2026) Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya untuk memberi perhatian serius kepada tenaga PPPK, dengan memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga di tengah tekanan kebijakan fiskal.

Pemkot Makassar memastikan tidak akan melakukan pengurangan atau pemangkasan PPPK. Munafri menegaskan bahwa tenaga PPPK merupakan bagian penting dalam pelayanan publik dan harus tetap dipertahankan.

“Tidak ada yang dirumahkan atau dipangkas. PPPK adalah pahlawan yang bekerja untuk keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Di tengah pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD, banyak daerah menghadapi dilema dan bahkan mempertimbangkan pengurangan tenaga kerja. Namun, Pemkot Makassar memilih mencari solusi lain dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembukaan peluang ekonomi baru dan optimalisasi pajak.

Strategi ini dilakukan agar kebutuhan belanja pegawai tetap terpenuhi tanpa hanya bergantung pada dana transfer pusat. Selain itu, Pemkot juga menaruh perhatian pada pengelolaan pendapatan daerah agar lebih optimal dan meminimalkan potensi kebocoran.

Dengan pendekatan tersebut, ribuan PPPK dapat tetap bekerja dengan tenang sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik. Langkah ini juga mendapat apresiasi dari akademisi, yang menilai kebijakan Pemkot Makassar sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada tenaga kerja, sekaligus contoh bahwa efisiensi anggaran tidak selalu harus diikuti dengan pengurangan pegawai.

📸

Lihat versi carousel di Instagram

Konten ini pertama kali tayang di @supet.id — follow untuk konten lokal Makassar setiap minggu.

Lihat di Instagram →