🚐 Beli Merch
🚐
Berita Terkini

Antrean Panjang di SPBU Alauddin dan Pettarani Makassar, Pertalite Kosong di Tiga SPBU

✍️ Redaksi Supet
📅 14 Oktober 2026
📍 Sulawesi Selatan
⏱️ 1 menit baca
Foto: SulawesiPos (sumber)

Antrean kendaraan terpantau panjang di SPBU Alauddin dan SPBU Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (13/10/2026) pagi. Menurut pantauan SulawesiPos.com sekitar pukul 10.30 Wita, sejumlah mobil mengantre hingga ke badan jalan.

Antrean itu menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar kedua SPBU.

Kondisi berbeda terlihat di SPBU Panaikang, SPBU Urip, dan SPBU di depan Universitas Hasanuddin (Unhas). Antrean di ketiga lokasi tersebut terpantau normal.

Pertalite kosong sehari sebelumnya

Pada Senin (12/10/2026) malam, reporter SulawesiPos.com menemukan Pertalite kosong di SPBU Daya, SPBU Batas Kota, dan SPBU di depan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel).

Seorang petugas SPBU Batas Kota menyebut kekosongan itu terjadi karena pasokan masih dalam proses pengiriman. Menurut SulawesiPos.com, temuan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan adanya kelangkaan Pertalite secara menyeluruh di Makassar.

Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) belakangan kembali ramai dibicarakan di media sosial.

Latar belakang: aturan ganjil-genap

Kelangkaan BBM sebelumnya sempat terjadi di Sulsel. Antrean disebut mulai berangsur normal setelah aturan ganjil-genap untuk pengisian BBM diterapkan.

Hal itu disampaikan Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabunindya Revta Revolusi, setelah meninjau sejumlah SPBU di Makassar pada 15 September 2026. Pernyataannya dikutip Rabu (16/9/2026).

“Kami melakukan peninjauan ke beberapa SPBU yang ada di Kota Makassar dan melihat bahwa antrean sudah mulai kembali normal, situasi sudah mulai melandai.”

Menurut Prabunindya, petugas SPBU juga siap melayani warga Makassar dalam mengakses kebutuhan energi.

Sumber

Foto: SulawesiPos (sumber)

Artikel ini disusun redaksi Supet dengan bantuan AI dari sumber yang dicantumkan, lalu ditinjau sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kabari kami.