Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggerebek kampung narkoba di Borta, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (9/10/2026) sore hingga petang. Sebanyak 104 orang diamankan, termasuk tiga orang yang diduga bandar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan hasil operasi itu dalam ekspos di halaman Mapolrestabes Makassar, Sabtu (10/10/2026) dini hari. Menurut dia, tes urine terhadap 104 orang tersebut menunjukkan 98 orang positif narkoba dan enam orang negatif. Enam perempuan ikut diamankan.
"Kita melakukan penggerebekan secara bersama-sama dengan hasil didapatkan kurang lebih 104 orang. Tiga orang bandar." — Kombes Pol Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar
Tiga bandar yang ditangkap berinisial P, A, dan W. Peran masing-masing masih didalami polisi.
Barang bukti
Petugas menyita 10 gram sabu. Menurut Arya, tidak ada ganja maupun ekstasi dalam operasi ini. Barang bukti lain meliputi:
- ratusan alat hisap (bong) dan korek api;
- kamera CCTV;
- uang tunai Rp49,6 juta yang diduga hasil penjualan sabu;
- 26 unit ponsel;
- dua timbangan dan plastik saset kosong;
- pintu loket baja dan senjata tajam.
Pintu loket baja itu, kata Arya, dipakai untuk melindungi penyedia yang menjual narkoba. Kampung tersebut sebelumnya pernah digerebek tahun lalu di Sapiria dan Borta, dan akses masuknya dibongkar. Pada penggerebekan kali ini, akses sudah diperkuat pelat baja dan jendela loket, tetapi petugas membongkarnya dengan gurinda.
Perlawanan dan jumlah personel
Menurut Arya, petugas sempat dilempari batu oleh warga. Polisi melepaskan tembakan peringatan hingga situasi terkendali. Sejumlah orang mencoba kabur dengan memanjat atap rumah warga, tetapi tetap ditangkap. Polisi menyebut mereka sedang berpesta dan masih di bawah pengaruh narkoba.
Operasi melibatkan 105 personel, yakni 80 dari Polrestabes Makassar dan 25 dari Ditresnarkoba Polda Sulsel. Orang-orang yang diamankan dibawa ke kantor polisi dengan truk.
Tindak lanjut
Arya menyatakan pihak yang kedapatan membawa barang bukti akan diproses hukum. Yang tidak memiliki barang bukti akan direhabilitasi bersama pemerintah atau pihak swasta.
Polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi itu banyak pengguna narkoba dan aktivitasnya berulang. Arya mengatakan pemberantasan ini sesuai instruksi Presiden, Kapolri, dan Kapolda Sulsel. Ia juga menyebut sejumlah pengungkapan sabu sebelumnya menunjukkan jaringan dari luar negeri, seperti Malaysia, yang masuk ke Sulsel melalui Pulau Kalimantan.
Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso mengatakan penggerebekan ini bagian dari program bersih narkoba yang dilaksanakan serentak di beberapa tempat di Sulsel. Selain di Makassar, operasi digelar di Kabupaten Toraja Utara dan beberapa polres lain.
"Upaya ini akan terus kita lakukan sampai benar-benar Makassar atau Sulsel ini bersih." — Kombes Pol Sugeng Sudarso, Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel
Sumber
- Republika Online — Polisi Gerebek Kampung Narkoba Makassar, 104 Orang Ditangkap |Republika Online
- detiksulsel — Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palu, 2 Orang Ditangkap
- Antara News Makassar — 104 orang ditangkap saat penggerebekan kampung narkoba di Tallo Makassar
Artikel ini disusun redaksi Supet dengan bantuan AI dari sumber yang dicantumkan, lalu ditinjau sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kabari kami.